This is Me

Mungkin beberapa prang bepikir mengapa aku selalu diam.. Mengapa aku tak banyak bicara.. Mengapa aku tak mulai percakapan duluan… Mengapa aku sombong.. Mengapa aku tak menyapa.. Mengapa aku lebih suka sendirian..

Mungkin banyak yang berpikir demikian.. Aku cenderung diam dan membiarkan suatu hal berlalu begitu saja padahal sesuatu itu ada di depan mataku. Mungkin juga kalian sering melihat aku pergi dari keramaian dan memilih tempat lain, atau aku hanya mengintip lalu pergi.. Ya itulah aku…

Sebelum dilakukan tes MBTI aku sadar kalau aku adalah anak introvert yang susah terbuka dengan orang lain, susah bicara di depan umum, tidak suka keramaian, aku suka ketenangan, suka sendiri.. Suatu hari aku mendapat hasil dari tes MBTI yang aku ikuti tanpa sadar. Disana dijelaskan bahwa aku adalah kategori ISFJ, kategori ini sudah diawali dengan I yaitu Introvert, lalu S – Sensing, F – Feeling, J – Judgement.

Singkatnya aku suka sendiri karena ditengah keramaian energi ku habis. Justru di dalam ketenangan aku mengisi energi ku kembali, aku merasa damai dan semangat. Aku juga cenderung menggunakan perasaan saat memutuskan sesuatu, aku memikirkan banyak orang, aku memikirkan “bagaimana orang lain jika aku ….. ” sampai kadang aku tak memikirkan diriku sendiri. Aku cenderung memprioritaskan kepentingan orang lain. Aku juga orang yang terjadwal, tak bisa asal jalan, tak bisa asal pergi, aku merasa semua harus direncanakan lebih dulu.

Kini aku sudah mulai berubah dari sisi pengambilan keputusan dan perencanaan. Aku mulai memikirkan diriku sendiri karna aku menyadari banyak kesempatan yang hilang yang seharusnya bisa aku dapat. Aku juga mulai belajar tidak membatasi diriku dengan harus terjadwal, aku mulai membiasakan diriku dengan hal-hal mendadak. Namun tetap saja energi yang ku dapat adalah di tempat tenang. Aku kurang suka keramaian, meski kini aku berusaha berbaur di keramaian tapi ada kalanya aku diam saja bahkan ditengah keramaian.

Yang kadang aku sedihkan adalah karna aku sering tak mampu memulai pembicaraan, tak bisa berbaur dengan baik, bukan pemecah suasana awkward kadang aku dianggap rendah. Aku sering berpikir “aku tak diperhitungkan dalam kelompok ini, hanya kaum yang ekstrovert yang bisa bergabung”.

Advertisements

5 thoughts on “This is Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s